D = Diameter piston = 9 cm d = Diameter rod = 5,5 cm A = (1 4. 𝜋 . ( D2 – d2) (1) Maka : A (Luas penampang) = (1 4. 𝜋 . ( D2 – d2) = ( 0,7854 × ( 92 − 5,52 ) 2 = 39,859 cm Setelah luas penampang diketahui langkah selanjutnya yaitu mencari volume oli dengan cara sebagai berikut : Volume oli = Luas penampang × Panjang langkah If the ratio of effective area between the piston and rod side of the cylinder is 2:1, then if the rod side of the cylinder has been pressurized to 3,000 PSI, gauge (2) on the piston side should read 1,500 PSI. If the differential pressure across the piston is not maintained, this indicates a problem with the piston seal or tube. Cylinder bore gauge atau yang lebih dikenal dengan bore gauge merupakan salah satu alat ukur mekanik. Bore gauge mempunyai fungsi untuk mengukur diameter silinder. Selain diameter silinder bisa juga untuk mengukur garis tengah suatu benda, semisal poros dudukan, dan lain.lain. Artikel ini berisi mengenai cara menggunakan bore gauge, cara menghitung ketirusan blok silinder, cara menghitung Pengujian kelonggaran piston F–A + 20 + 18 + 18 + 16 + 18 Posisi Piston 1 5 6 A P–S 308.96 308.75 308.82 Setelah mengetahui data pengukuran cylinder liner dapat diketahui dari diagram pada gambar 4 F–A 308.71 308.85 308.99 apakah cylinder liner diatas layak dipakai atau B P–S 308.67 308.75 309.55 harus diganti dengan yang baru agar Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd.

cara mengukur diameter piston